PROPOSAL INOVASI DAERAH
PUSAKA SOLJAH (Program religiUs Siswa SMP Negeri 1 Kayen ShOLat BerJAmaaH)
| 1 | Nama Inovasi Daerah | : | PUSAKA SOLJAH (Program religiUs Siswa SMP Negeri 1 Kayen ShOLat BerJAmaaH) | ||||||||||||||||||
| 2 | Nomenklatur Perangkat Daerah/UPTD | : | UPTD SMP NEGERI 1 KAYEN
|
||||||||||||||||||
| 3 | Tahapan Inovasi Daerah | : | Penerapan | ||||||||||||||||||
| 4 | Inisiator Inovasi Daerah | : | UPTD SMP NEGERI 1 KAYEN | ||||||||||||||||||
| 5 | Nama Inisiator | – | |||||||||||||||||||
| 6 | Koordinat | -6.89781349984401, 110.97708100917102 | |||||||||||||||||||
| 7 | Jenis Inovasi Daerah | : | Pembiasaan Nilai Religius dan Karakter melalui Kegiatan Ibadah Berjamaah di Sekolah | ||||||||||||||||||
| 8 | Klasifikasi Inovator | UPTD SMP NEGERI 1 KAYEN | |||||||||||||||||||
| 9 | Bentuk Inovasi Daerah | : | Inovasi Pelayanan Publik | ||||||||||||||||||
| 10 | Inovasi Tematik | : | – | ||||||||||||||||||
| 11 | Urusan Kewenangan Inovasi Daerah | : | Pendidikan | ||||||||||||||||||
| 12 | Rancang Bangun | : | Dalam konteks pendidikan karakter, sekolah memiliki tanggung jawab besar tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi. Fenomena degradasi moral, menurunnya disiplin ibadah, serta lemahnya rasa kebersamaan di kalangan peserta didik menjadi tantangan nyata yang perlu diatasi melalui pendekatan inovatif di lingkungan sekolah.
SMP Negeri 1 Kayen berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menciptakan Program Religius “Siswa SMP Negeri 1 Kayen Berjamaah”, yaitu kegiatan pembiasaan ibadah berjamaah (shalat dhuha dan dzuhur) yang dilaksanakan secara terstruktur, terjadwal, dan melibatkan seluruh warga sekolah. Program ini bukan hanya rutinitas religius, melainkan inovasi pembentukan karakter dengan metode pembiasaan dan keteladanan.
Dasar Hukum Inovasi
Permasalahan (Makro dan Mikro)
Isu Strategis ● Penguatan pendidikan karakter berbasis religiusitas. ● Pencegahan perilaku negatif siswa melalui pembiasaan ibadah. ● Penguatan peran sekolah sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual. ● Penciptaan budaya sekolah yang religius, disiplin, dan harmonis.
Metode Pembaharuan 1. Sebelum Inovasi Diterapkan: ● Kegiatan keagamaan hanya dilakukan pada momen tertentu (peringatan hari besar Islam). ● Shalat dhuha dan dzuhur berjamaah tidak terjadwal dan belum menjadi budaya sekolah. ● Pembinaan karakter masih bersifat teoritis, belum berbasis praktik nyata. 2. Sesudah Inovasi Diterapkan: ● Pembiasaan shalat berjamaah menjadi program wajib harian di sekolah. ● Penjadwalan ibadah berjamaah dengan sistem rotasi kelas dan petugas (imam, muadzin, kultum). ● Integrasi kegiatan keagamaan dengan nilai-nilai karakter (disiplin, tanggung jawab, empati). ● Penggunaan jurnal ibadah siswa untuk memantau kehadiran dan kedisiplinan.
Keunggulan dan Kebaharuan (Novelty)
Tahapan Inovasi
Spesifikasi Produk Inovasi ● Nama Produk: “Program religiUs SMPN 1 Kayen ShOLat BerJamaAaH” ● Jenis Produk: Inovasi bidang pendidikan dan pembinaan karakter ● Output Nyata: o Jadwal dan SOP ibadah berjamaah di sekolah o Buku Jurnal Ibadah Siswa o Dokumentasi dan laporan pelaksanaan ● Dampak: o Terbentuknya siswa yang berdisiplin, religius, dan berkarakter kuat. o Meningkatnya kebersamaan dan suasana harmonis di lingkungan sekolah. |
||||||||||||||||||
| 13 | Tujuan Inovasi | : |
Program religiUs Siswa SMP Negeri 1 Kayen ShOLat BerJamAah
|
||||||||||||||||||
| 14 | Manfaat Yang Diperoleh | : |
1. Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Siswa● Membiasakan siswa untuk menunaikan ibadah sholat tepat waktu dan berjamaah. ● Menumbuhkan kesadaran spiritual bahwa ibadah adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar rutinitas. ● Membentuk karakter religius sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, terutama dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. 2. Membentuk Disiplin dan Tanggung Jawab● Melatih siswa untuk menghargai waktu, terutama dalam menjalankan kewajiban ibadah. ● Membiasakan hadir tepat waktu, menjaga kebersihan diri dan tempat ibadah. ● Menumbuhkan rasa tanggung jawab pribadi dan sosial dalam pelaksanaan kegiatan bersama. 3. Menumbuhkan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial● Membangun kebersamaan antarsiswa, guru, dan tenaga kependidikan melalui kegiatan ibadah bersama. ● Menciptakan suasana kekeluargaan dan saling menghormati di lingkungan sekolah. ● Melatih siswa untuk peduli terhadap teman, terutama dalam saling mengingatkan kewajiban beribadah. 4. Meningkatkan Iklim Religius Sekolah● Menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang kondusif untuk pembinaan karakter religius. ● Meningkatkan citra positif sekolah sebagai lembaga pendidikan yang peduli pada pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik. ● Menguatkan sinergi antara kegiatan akademik dan kegiatan keagamaan dalam pembentukan karakter siswa. 5. Mengurangi Perilaku Negatif Siswa● Mengalihkan energi dan waktu siswa ke aktivitas positif dan bernilai ibadah. ● Menekan angka pelanggaran tata tertib seperti perkelahian, berkata kasar, atau tidak hormat kepada guru. ● Membentuk kepribadian siswa yang lebih tenang, sopan, dan berempati terhadap sesama. 6. Menjalin Kolaborasi dengan Orang Tua dan Masyarakat● Mendorong partisipasi orang tua dalam mendukung pembiasaan ibadah di rumah. ● Menumbuhkan hubungan yang harmonis antara sekolah, komite, dan tokoh masyarakat dalam penguatan nilai-nilai keagamaan.
|
||||||||||||||||||
| 15 | Hasil Inovasi | : | Peningkatan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab
● Siswa menjadi lebih disiplin dalam mengatur waktu, terutama pada jam istirahat dan kegiatan keagamaan. ● Tumbuh kesadaran untuk datang tepat waktu ke masjid atau mushala sekolah. ● Siswa secara sukarela bergiliran menjadi muadzin, imam, dan petugas kebersihan tempat ibadah. Penguatan Karakter Religius dan Akhlak Mulia ● Terbentuk kebiasaan positif seperti saling menghormati, sopan santun, dan semangat kebersamaan. ● Siswa lebih terbiasa melaksanakan sholat tepat waktu, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah. ● Lingkungan sekolah menjadi lebih religius dengan suasana yang tenang, damai, dan beretika. Peningkatan Kebersamaan dan Solidaritas Antar Siswa ● Melalui kegiatan berjamaah, hubungan antar siswa dari berbagai kelas menjadi lebih akrab dan harmonis. ● Terjalin komunikasi yang baik antara guru dan siswa di luar kegiatan belajar mengajar formal. Peran Guru Sebagai Teladan ● Guru menjadi contoh dalam pelaksanaan ibadah berjamaah, sehingga meningkatkan wibawa dan kedekatan dengan siswa. ● Tumbuh budaya religius yang berkelanjutan karena adanya keteladanan dari para pendidik. Dampak Positif terhadap Prestasi dan Perilaku ● Siswa menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, seperti berkurangnya pelanggaran tata tertib. ● Disiplin ibadah berdampak pada peningkatan fokus belajar dan motivasi akademik. Dukungan Orang Tua dan Lingkungan ● Orang tua memberikan apresiasi terhadap program ini karena melihat perubahan nyata pada anak-anak mereka. ● Lingkungan sekitar sekolah menilai bahwa SMP Negeri 1 Kayen berhasil membentuk generasi muda yang berakhlak baik dan religius.
|
||||||||||||||||||
| 16 | Waktu Uji Coba Inovasi | : | 1 September 2025 | ||||||||||||||||||
| 17 | Waktu Implementasi | : | 30 September 2025 | ||||||||||||||||||
| 18 | Anggaran (jika ada) | : | – | ||||||||||||||||||
| 19 | Profil Bisnis (jika ada) | : | – |
KEANGGOTAAN TIM INOVASI DAERAH
| No | Instansi | Judul Inovasi | Kedudukan dalam Jabatan | Kedudukan dalam TIM |
| 1
|
UPTD SMP NEGERI 1 KAYEN |
PUSAKA SOLJAH (Program religiUs Siswa SMP Negeri 1 Kayen ShOLat BerJamAaH)
|
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kayen | Ketua |
| Wakasek Bidang Kurikulum | Sekretaris | |||
| Wakasek Bidang Kesiswaan | Anggota | |||
| Wakasek Bidang Sarana dan Prasana | Anggota | |||
| Wakasek Bidang Humas | Anggota | |||
| 5 (Lima) Guru Ahli Madya | Anggota | |||
| 8 (Delapan) Guru Ahli Muda | Anggota | |||
| 10 (Spuluh) Guru Ahli Pertama | Anggota | |||
| 2 (Dua) Pengadministrasi Perkantoran | ||||
| Rektor STAI Syekh Jangkung | Akademisi | |||
| Ketua Ranting NU Kayen | Komunitas | |||
| Ketua PMC Muhammadiyah Kayen | Komunitas | |||
| Cahaya TV | Media | |||
| Rohmad Komputer | Pelaku Bisnis |

Beri Komentar